Mengalahkan Mental Blocks

Mental blocks adalah hambatan secara mental atau psikologis yang menyelubungi pikiran seseorang sehingga dapat mempengaruhi cara berpikir, bersikap, dan merespon. Penyebab munculnya mental blocks adalah kekeliruan pergaulan, traumatik masa lalu, luka batin, pengalaman yang tidak menyenangkan saat kecil, cara pandang atau anggapan yang kurang tepat terhadap sesuatu, dan pendidikan yang tidak baik. Kekuatan pikiran bawah sadar manusia adalah 88% dan cukup kuat untuk memberi perintah pada pikiran sadar yang hanya berkisar 12%. Dengan terkuncinya pikiran bawah sadar akibat mental blocks, kreatifitas pikiran sadar yang positif pun terhenti.

Ciri-ciri seseorang yang mengalami mental blocks adalah mudah putus asa, tidak bersemangat, pesimis, mudah marah, rendah diri, merasa tidak mampu, rasa malas, tidak konsisten, menghakimi diri sendiri, takut disakiti, sering merasa gelisah, tidak memiliki tujuan, nyaman berada di comfort zone, dan banyak sifat negatif lainnya. Seseorang dengan mental blocks pun tidak bisa melakukan aktifitas dengan baik hingga mengakibatkan produktifitas menurun. Kemunculan mental blocks secara nyata dapat berbentuk kecanggungan bertindak, kesulitan berbicara terutama saat berada di depan umum, kesulitan mengaktualisasikan diri walaupun sebenarnya memiliki berbagai kelebihan, dan munculnya sindrom inferior complex (sindrom rendah diri).

Mental blocks dapat terjadi kapanpun, dimanapun, dan pada siapapun baik dalam skala kecil ataupun skala besar. Untuk mengalahkannya, perlu tindakan serius yang mungkin melibatkan banyak pihak. Saya akan berbagi beberapa jurus untuk mengalahkan mental blocks, let’s check it out!

Listen to Your Inner Voice

Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan diri sendiri dengan situasi yang tenang dan rileks. Siapkan kertas dan alat tulis, lalu tuliskan berbagai macam pikiran, tujuan, keinginan, ataupun harapan yang ingin kamu capai. Jika sudah selesai, ucapkan apa yang telah kamu tulis. Biasanya akan ada semacam “bisikan“ penolakan dari dalam pikiran dan diri kita. Keraguan, ketakutan, ketidakpercayaan, dan berbagai hal negatif tersebut adalah mental blocks. Masih dengan rileks, tulis satu per satu semua hal negatif tersebut dan negosiasikan dengan baik seolah-olah kamu sedang berdiskusi dalam tim. Yakinkan diri kita sendiri bahwa segala hal negatif tersebut tidak pernah ada dan tidak akan terjadi. Secara perlahan, bangun pikiran dan perasaan positif yang dapat mengalahkannya.

You deserve to be happy

Setelah sukses mendengarkan suara dari dalam diri dan berdiskusi dengan berbagai hal negatif, maksimalkan pikiran dan perasaan positif yang telah dibangun. Dapatkan motivasi dan pengembangan diri agar lebih bersemangat dengan bergaul bersama orang-orang baik yang berwawasan luas. Mulailah berubah dari hal yang kecil dan jangan ditunda lagi, karena kebahagiaanmu adalah hal yang terpenting.

Grateful for Anything You Have

Hiduplah dengan sederhana, namun bermakna dan bermanfaat. Carilah hikmah dalam setiap keadaan dan kejadian, sehingga kita dapat selalu bersyukur atas segala hal. Terimalah diri apa adanya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang istimewa.

***

Mental blocks memang muncul dari dari dalam pikiran kita, tetapi sudah menjadi kekuatan kita untuk dapat mengalahkannya. Optimalkan diri untuk fokus kepada hal positif sehingga berbagai hal negatif pun akan pergi dengan sendirinya. Mental blocks hanyalah salah satu cara untuk membantumu menjadi lebih dewasa dalam menjalani kehidupan ini. Keep fighting! :)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s