Psikotes Bukan Segalanya

Psikotes bukan segalanya dan sudah sewajarnya kita tidak ragu, grogi atau bahkan minder dalam menghadapi psikotes. Just be yourself!

Saya sering merasa kesal bila tidak lolos tahap tes seleksi masuk karyawan berikutnya hanya karena psikotes. Rasanya saya bodoooohh sekali. Agak lebay, yaa..

Dan, ternyata memang benar, psikotes tidak seharusnya menentukan kelolosan dalam tiap tahap tes seleksi masuk karyawan. Menurut seminar “7 Rahasia Sukses Menghadapi Psikotes” yang diadakan oleh panitia JobFair Universitas Indonesia pada bulan Oktober 2011 dengan pembicara adalah Ibu Dra. Wita Rifol, Psi (No. Ijin Praktek: 01/IP: 05-01/2099) dan Bapak Drs. Winarto WD, Psi menyebutkan bahwa psikotes tidak dapat dijadikan sebagai acuan untuk lolos atau tidaknya calon karyawan dalam tiap tahap tes.

Lalu, mengapa masih ada saja perusahaan yang membuat tahap lolos atau tidak setelah psikotes? Menurut saya, dengan adanya tahap lolos atau tidak setelah psikotes itu lebih kepada kebijakan Perusahaan dalam memilih karyawan dengan tingkat ataupun standard tertentu. Perusahaan tidak ingin standard karyawan mereka turun ataupun menerima karyawan baru yang tidak sesuai standard.

Jadi, apakah dengan tidak lolosnya kita dalam psikotes berarti kita tidak sesuai dengan standard karyawan di Perusahaan tersebut? Mungkin saja. Mungkin juga tidak.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa psikotes adalah tes yang paling “mudah” untuk dilalui. Berbagai “rahasia” tentang psikotes sudah tersebar dengan luas walaupun tidak dapat dipastikan apakah itu benar atau salah. Penjelasan tentang tiap tahap psikotes dan tips beserta trik pun mudah ditemui meskipun tidak ada jaminan mengenai kebenarannya.

Sebenarnya, untuk menaklukkan psikotes yang dibutuhkan hanya dua hal yaitu, tenang dan menjadi diri sendiri. Dengan tenang maka kita akan fokus dalam mengerjakan setiap tahap tes psikotes sehingga hasilnya pun maksimal. Menjadi diri sendiri membuat tipe kepribadian kita terbaca dengan baik sehingga perusahaan dapat memilih posisi yang tepat.

Psikotes bukan segalanya dan sudah sewajarnya kita tidak ragu, grogi atau bahkan minder dalam menghadapi psikotes. Just be yourself!

3 thoughts on “Psikotes Bukan Segalanya

    • Psikotes apa nih? Psikotes untuk masuk sekolah atau kerja? Pasti waktu awal masuk SMP dan SMA dulu pernah ikut tes psikotes juga.. mirip kok, cuma ada perbedaan dan tambahan sedikit saja dengan tes psikotes masuk kerja.. semangat😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s